Beranda Internasional Toko Roti Tutup dan Bantuan Terhenti, Gaza Hadapi Bencana Kelaparan

Toko Roti Tutup dan Bantuan Terhenti, Gaza Hadapi Bencana Kelaparan

Sejumlah orang berjalan melewati sebuah toko roti yang telah tutup di Gaza City pada 1 April 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, GAZA -- Di jalanan Gaza City yang disesaki puing-puing, Woroud Abdul Hadi berjalan melewati etalase-etalase toko yang tertutup rapat. Aroma roti yang baru selesai dipanggang, yang biasanya menawarkan kenyamanan sehari-hari, kini tak lagi tercium. Sebagai gantinya, aroma tajam dari debu dan keputusasaan justru kini menguar dari tempat itu.

"Di sini, roti adalah kehidupan. Namun sekarang, itu pun sudah tidak ada lagi," kata Abdul Hadi (35), seorang ibu lima anak, dengan suara bergetar. "Yang lebih buruk lagi, saya tidak punya tepung untuk memberi makan anak-anak saya."

Penderitaan yang serupa banyak ditemui di seluruh Gaza. Semua toko roti yang didukung oleh Program Pangan Dunia (World Food Program/WFP) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang berjumlah 25 toko, telah ditutup, demikian menurut pengumuman badan itu pada Selasa (1/4). Penutupan akibat blokade perbatasan berkepanjangan oleh Israel ini menghentikan pengiriman bahan bakar dan tepung, sehingga melumpuhkan kemampuan kelompok-kelompok bantuan untuk mengisi kembali pasokan makanan yang kian menipis.

Krisis semakin memburuk sejak Israel kembali melancarkan operasi udara dan darat pada 18 Maret, yang kian membuat keluarga-keluarga yang sudah terputus dari bantuan kemanusiaan harus kehilangan tempat tinggal.

Seorang anak laki-laki menatap ke sebuah toko roti yang tutup di Gaza City pada 1 April 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Teratas

Berita Terkait
Berita Terkait